Semangat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua

Sejak didirikan pada tahun 2002, Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta atau sering disebut Akademi Telkom Jakarta telah melakukan Wisuda sebanyak 10 kali. Dalam menjalankan fungsi pendidikan, Lulusan D3 teknik telekomunikasi yang dihasilkan Akademi Telkom Jakarta dituntut menjadi Tenaga Ahli Madya yang profesional dengan kemampuan Skill, Knowledge dan Attitude yang dibutuhkan oleh Industri yang terus berubah agar mampu bersaing di kancah global.

Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini, Akademi Telkom Jakarta dengan Visi :

”Pada Tahun 2025, Menjadi Perguruan Tinggi yang unggul dalam bidang ICT ( Information Communication Technology ) dan mampu bersaing di tingkat  Internasional.

Dituntut juga untuk melakukan adaptasi, baik untuk mampu bertahan dalam perubahan kebutuhan industri maupun perubahan tata kelola yang didorong oleh perkembangan teknologi Digital. Penataan Organsisasi dan pengelolaan Institusi telah berjalan selama ini dengan diraihnya Akreditasi – B untuk pengelolaan institusi standar BAN-PT dan dicapainya Setifikasi ISO 9001 : 2015 di awal tahun 2018. Dan dilanjutkan dengan upaya meningkatkan produktivitas dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan Tri Dahrma Perguruan Tinggi bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Dan tahap berikutnya adalah meningkatkan kemampuan, infrastruktur sarana dan prasarana dengan pola pembelajaran dan pengelolaan institusi secara digital yang diharapkan dapat diimplementasikan di tahun 2019


Sejalan dengan hal tersebut kami merancang kurikulum dengan kegiatan pembelajaran di Industri pada tahun terakhir selama 1 semester bekerjasama dengan kalangan industri utamanya industri telekomunikasi di lingkungan TelkomGroup seperti PT. Akses, PT. PINS, PT. Mitratel, PT Infomedia, PT Telkomsel, dan diperluas pada industri telekomunikasi lainnya seperti PT, Indosat Oredoo, XL Axita, termasuk perusahaan umum yang erat kaitannya dengan teknologi ICT.


Selain menyiapkan lulusan untuk siap kerja, model kurikulum dan kegiatan mahasiswa juga dikuatkan dengan bekal kemampuan entrepeunership. Materi enterpreunership diberikan dalam dua semester dengan penguatan untuk membangun start-up dengan sentuhan teknologi digital. Sementara dalam kegiatan kemahasiswaan, mahasiswa dibina untuk membangun karakter dan kemampuan softskill dalam bentuk kegigihan kerja, kemampuan bekerjasama, membentuk jaringan kerja selain dengan sesama mahasiswa di kampus lain juga dengan para alumni yang sudah lebih dulu di dunia kerja. Sehingga diharapkan Lalusan Akatel juga mampu membuka lapangan kerja sendiri dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.  

Dan bersamaan dengan masuknya pola pendidikan 4.0 di era digital, maka mulai Semester Ganjil 2018/2019 ini, Akademi Telkom, juga sudah mulai menerapkan pola belajar-mengajar secara “blended learning”, setengah kegiatan dengan pertemuan fisik atau praktek dan interaksi melalui media online. Sehingga memberi kesepatan mahasiwa yang mempunyai keterbatasan waktu untuk pola belajar secara regular.

Dapat kami sampaikan bahwa Akademi Telkom terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan berkarakter di bidang ICT melalui kegiatan-kegiatan tersetruktur dalam kurikulum maupun kegiatan ekstra kurikuler.

Kegiatan-kegiatan ektrakurikuler kemahasiswaan dikoordinasikan dalam struktur Senat Mahasiswa yang membawahi bidang profesional teknik telekomunikasi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Elektro maupun bidang-bidang keminatan dalam bidang spritual agama, olahraga, maupun kesenian

Dalam Kegiatan tersebut mahasiswa berlatih memabngun karakter kepemimpinan, kerjasama, beradaptasi untuk mampu mengatasi masalah, serta kemampuan menjalin hubungan kerja antar perguruan tinggi dan kalangan profesional atau praktisi industri ICT.

Dengan demikian kami dapat berharap, lulusan Akademi Telkom Jakarta memiliki bekal selain kemampuan ilmu teknis Teknik Telekomunikasi juga mempunyai kemampuan softskill sebagai modal untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat.


Direktur Akademi Telkom Jakarta


Hary Nugroho, S.T.,M.T.